Berita Terbaru Komputer – Dalam dunia komputer lemot memang menjadi salah satu masalah yang menjengkelkan. Apalagi jika kamu ingin melakukan kegiatan/pekerjaan secara cepat. Penyakit ini lebih sering menyerang pada laptop terutama yang memiliki spesifikasi terbatas. Sebenarnya kamu bisa mengatasinya jika mengetahui sumber penyebab penyakit lemot di laptomu tersebut.  Sebelum mulai menangani laptop lemot, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja akar masalahnya yang membuat laptop lemot. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab laptop lemot saat berinternet atau bahkan saat tidak sedang melakukan aktivitas.

  1. Terlalu banyak program startup
  2. Usia Harddisk
  3. Harddisk sudah penuh
  4. Kapasitas RAM
  5. Virus
  6. Tidak memperbarui sistem

Tips Mengatasi Laptop Lemot dan Sering Hang

Sudah tahu kan kenapa laptop lemot? Jika demikian, Anda dapat mulai menghadapinya dengan cara yang paling sesuai dengan penyebab utamanya. Cara mengatasi laptop lemot di bawah ini umumnya akan sangat bermanfaat bagi para pengguna OS Windows. Simak tips lengkap mengatasi laptop lemot berikut ini.

  1. Mengganti HDD dengan SSD

Jika ternyata masalahnya berasal dari hard disk, langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah melakukan defragment untuk menyegarkan kinerjanya. Jika cara mengatasi laptop Windows 10 lemot ini dan lainnya masih belum efektif, anda bisa ganti ke HDD terbaru atau gunakan Solid State Drive (SSD). Perbedaan HDD dan SSD selain dari performa, tentunya akan membuat proses booting menjadi lebih cepat dan responsif. Saat ini sendiri harga SSD sudah mulai terjangkau dengan beberapa pilihan size dari 120gb, 240gb, 500gb hingga 1tb. Sedikit lebih mahal sepertinya tidak masalah yang penting laptop kamu terhindar dari penyakit lemot.

  1. Menambah kapasitas RAM

Selain mengupgrade HDD, kamu juga bisa mencoba cara mengatasi laptop lemot di Windows 10 dan lainnya dengan cara meningkatkan kapasitas RAM pada laptop yang kamu miliki. Umumnya pabrikan laptop akan menanamkan laptop Anda dengan kapasitas RAM mulai dari 2 sampai 4GB. Padahal untuk menjalankan software tersebut, saat ini kamu membutuhkan laptop dengan RAM 8GB. Oleh karena itu, Anda dapat mengupgrade RAM ke size yang lebih besar pada slot yang tersedia. Tapi pastikan dulu jenis RAM (DIMM atau SODIMM), kapasitas, dan kecepatannya ya!

  1. Perawatan Hardware Secara Rutin

Begitu banyak orang terkadang melupakan hal penting ini. Faktanya perawatan hardware juga sangat berpengaruh terhadap kinerja laptop Anda. Selain membersihkan sampah laptop, setidaknya Anda juga harus melakukan cara untuk mengatasi laptop Windows 8 lemot ini dan lainnya minimal setahun sekali. Cara membersihkan laptop agar tidak lemot bisa mulai dari kipas angin, motherboard, hingga penggantian thermal paste pada prosessor laptop.

  1. Melakukan Scan Virus Dengan Software Antivirus

Virus biasanya akan membuat kinerja laptop lebih ekstra sehingga akan terasa lamban saat Anda menggunakannya. Salah satu solusi untuk masalah ini tentu saja perangkat lunak antivirus terbaik. Ada banyak rekomendasi software antivirus laptop yang bisa digunakan. Nah, Jaka juga merekomendasikan untuk melakukan full scan secara rutin minimal seminggu sekali. Selain itu, jangan lupa matikan fitur scan otomatis agar antivirus tidak berjalan di background kamu dan membuat laptop kamu semakin lambat!

  1. Uninstall Software yang Tidak Diperlukan

Pernahkah Anda merasa laptop baru lamban meski baru membelinya? Saat menggunakan laptop, Jaka yakin sudah install software yang tak terhitung jumlahnya kan? Padahal, banyak sekali software ini yang jarang kamu gunakan. Nah, untuk cara mengatasi laptop hang dan lemot, uninstall software yang tidak perlu tersebut. Cara mengatasi laptop lemot di Windows 10 bisa melalui menu default yang terdapat di Setting atau menggunakan software uninstaller, seperti CCleaner dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *